Sekarang kota Palembang lagi gencar2nya berbenah diri di berbagai sektor, salah satunya yg ditonjolkan adalah sektor pariwisata. Setelah taun lalu mengubah tag dari “Palembang Kota Wisata Air” menjadi “Palembang Kota Legenda Asia” karena kota wisata air dianggap terlalu biasa, kini mulai disiapkan banyak penunjang.
Salah satunya adalah akan dibangun Jembatan Musi III yg diprediksi bakal jadi landmark kedua kota Palembang setelah Jembatan Ampera yg kini sudah kelebihan beban. Dalam pembangunan jembatan ini pemkot Palembang bekerjasama dgn China Road and Bridge Construction sebagai investor sekaligus untuk menangani desain dan konstruksi, sementara untuk masalah dana akan bekerja sama dengan Jepang. Rencananya awal pembangunan Jembatan Musi III akan dilaksanakan sekitar bulan September atau Oktober 2008 atau mungkin juga baru akan terlaksana tahun 2009 mendatang. Padahal rencana pembangunan ini sudah ada sejak tahun 2005 tapi karena ada masalah tanah dengan Kampung Arab (yg telah disahkan sebagai cagar budaya) jadilah diundur2 spt ini.

Jembatan Musi III
Nanti, jembatan yg panjangnya lebih dari 1000 m ini akan menggunakan sistem jembatan gantung seperti yang ramai digunakan untuk jembatan modern akhir2 ini. Selain untuk transportasi, Jembatan Musi III akan berfungsi sebagai tempat pariwisata. Menara yang berada di atas jembatan nantinya bisa dinaiki menggunakan lift dan di atas menara tersebut akan ada restoran yang bisa berputar, jadi sambil menyantap makanan orang bisa menikmati panorama Sungai Musi dan Kota Palembang. Konsep seperti ini adalah yang pertama kali di Indonesia bahkan di seluruh dunia. Jika Jembatan Musi III telah jadi, maka akan menjadi jembatan pertama di dunia yang memiliki restoran di atasnya. Bagi saya, proyek ini seperti proyek2 yang sering saya lihat di acara National Geographic Megastructures. Saya harap sih proyek ini akan terlaksana dengan lancar karena saya ga sabar makan pempek (semoga ga mahal) di restoran pertama di dunia yang terletak di atas jembatan, hehehe…
—
Selain Jembatan Musi III, di Palembang juga akan dibangun rumah sakit bertaraf internasional yaitu Srivijaya International Hospital. Lokasi rumah sakit ini akan ada di jalan menuju Jembatan Musi II, tepatnya di depan kompleks perumahan Bukit Sejahtera/Polygon (tempat rumah teman2 n sepupu2 saya berada, si itu juga tinggal deket situ, hehehe..). Rumah sakit ini nantinya akan memiliki 16 lantai, tenaga medis dari lokal maupun luar, tempat pendaratan helikopter, dan masih banyak lagi. Rumah sakit ini nanti akan mengalahkan rumah sakit di Singapura (lupa namanya, tempat berobat artis2 n para pejabat itu loh..), bahkan akan menjadi yang terbaik di Asia Tenggara.
—
Rencana2 pemkot ini membuat saya kagum bercampur pesimis. Tapi setelah tahun 2004 melihat Palembang berhasil membangun Stadion Jakabaring yg merupakan stadion terbesar kedua di Indonesia dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II yg arsitekturnya keren banget, saya jadi optimis. Palembang pasti bisa! *terlalu optimis*



