Arsip untuk ‘indonesia’ Kategori

JEMBATAN MUSI III, restoran di atas jembatan pertama di dunia

20 Agustus 2008

Sekarang kota Palembang lagi gencar2nya berbenah diri di berbagai sektor, salah satunya yg ditonjolkan adalah sektor pariwisata. Setelah taun lalu mengubah tag dari “Palembang Kota Wisata Air” menjadi “Palembang Kota Legenda Asia” karena kota wisata air dianggap terlalu biasa, kini mulai disiapkan banyak penunjang.

Salah satunya adalah akan dibangun Jembatan Musi III yg diprediksi bakal jadi landmark kedua kota Palembang setelah Jembatan Ampera yg kini sudah kelebihan beban. Dalam pembangunan jembatan ini pemkot Palembang bekerjasama dgn China Road and Bridge Construction sebagai investor sekaligus untuk menangani desain dan konstruksi, sementara untuk masalah dana akan bekerja sama dengan Jepang. Rencananya awal pembangunan Jembatan Musi III akan dilaksanakan sekitar bulan September atau Oktober 2008 atau mungkin juga baru akan terlaksana tahun 2009 mendatang. Padahal rencana pembangunan ini sudah ada sejak tahun 2005 tapi karena ada masalah tanah dengan Kampung Arab (yg telah disahkan sebagai cagar budaya) jadilah diundur2 spt ini.


Jembatan Musi III

Nanti, jembatan yg panjangnya lebih dari 1000 m ini akan menggunakan sistem jembatan gantung seperti yang ramai digunakan untuk jembatan modern akhir2 ini. Selain untuk transportasi, Jembatan Musi III akan berfungsi sebagai tempat pariwisata. Menara yang berada di atas jembatan nantinya bisa dinaiki menggunakan lift dan di atas menara tersebut akan ada restoran yang bisa berputar, jadi sambil menyantap makanan orang bisa menikmati panorama Sungai Musi dan Kota Palembang. Konsep seperti ini adalah yang pertama kali di Indonesia bahkan di seluruh dunia. Jika Jembatan Musi III telah jadi, maka akan menjadi jembatan pertama di dunia yang memiliki restoran di atasnya. Bagi saya, proyek ini seperti proyek2 yang sering saya lihat di acara National Geographic Megastructures. Saya harap sih proyek ini akan terlaksana dengan lancar karena saya ga sabar makan pempek (semoga ga mahal) di restoran pertama di dunia yang terletak di atas jembatan, hehehe…

Selain Jembatan Musi III, di Palembang juga akan dibangun rumah sakit bertaraf internasional yaitu Srivijaya International Hospital. Lokasi rumah sakit ini akan ada di jalan menuju Jembatan Musi II, tepatnya di depan kompleks perumahan Bukit Sejahtera/Polygon (tempat rumah teman2 n sepupu2 saya berada, si itu juga tinggal deket situ, hehehe..). Rumah sakit ini nantinya akan memiliki 16 lantai, tenaga medis dari lokal maupun luar, tempat pendaratan helikopter, dan masih banyak lagi. Rumah sakit ini nanti akan mengalahkan rumah sakit di Singapura (lupa namanya, tempat berobat artis2 n para pejabat itu loh..), bahkan akan menjadi yang terbaik di Asia Tenggara.

Rencana2 pemkot ini membuat saya kagum bercampur pesimis. Tapi setelah tahun 2004 melihat Palembang berhasil membangun Stadion Jakabaring yg merupakan stadion terbesar kedua di Indonesia dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II yg arsitekturnya keren banget, saya jadi optimis. Palembang pasti bisa! *terlalu optimis*

Kado manis untuk HUT RI

17 Agustus 2008

Sebuah medali emas dihadiahkan pasangan Markis Kido dan Hendra Setiawan di pertandingan bulutangkis ganda putra Olimpiade Beijing 2008. Pertandingan berlangsung cukup menegangkan, apalagi melawan tuan rumah Cina, di mana pada game pertama pasangan asal Indonesia sempat tertinggal sangat jauh, sementara di game kedua Indonesia mulai menunjukkan kehebatannya dan memenangkannya. Dengan skor 1-1, pada game ketiga pasangan Indonesia mulai memimpin jauh dan berakhir dengan medali emas.


bang markis, bang hendra, ama pelatihnya berpelukan sampe guling2..

Medali emas ini adalah medali emas pertama bagi Indonesia di Beijing 2008, sebelumnya hanya mendapatkan dua perunggu di cabang bulutangkis tunggal putri dan angkat berat. Pengen rasanya mendengarkan lagu Indonesia Raya berkumandang beserta Sang Saka Merah Putih berkibar di perhelatan olahraga internasional terbesar itu, tapi payah.. TVRI ga nyiarin……..

hikmah:
**we can’t do anything if we got the spirit (bisa lah..)**